Timika – Pendidikan dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi muda Papua yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah. Melalui sinergi pemerintah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia terus diperkuat agar anak-anak Papua memiliki kesempatan yang semakin luas untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang mampu membentuk karakter sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, personel Satgas TNI terus membangun komunikasi dengan masyarakat, khususnya para orang tua dan mama-mama Papua, guna mendorong anak-anak tetap bersekolah dan mengembangkan potensinya melalui jalur pendidikan.
“Yang kami dorong adalah bagaimana anak-anak Papua mendapatkan pendidikan yang baik. Pendidikan menjadi bekal untuk membentuk karakter, membuka masa depan, dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ujar Lucky.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan terus meningkat dan didukung berbagai program pemerintah, seperti Sekolah Rakyat, program beasiswa, serta peningkatan akses pendidikan di berbagai wilayah Papua. Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun Papua melalui penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama kemajuan daerah.
Lucky juga mengungkapkan bahwa semakin banyak putra-putri asli Papua yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Salah satu buktinya adalah keberhasilan 25 putra-putri Papua yang lolos seleksi menjadi Taruna Akademi Militer. Capaian tersebut menunjukkan bahwa generasi muda Papua memiliki kemampuan, daya saing, dan peluang yang sama untuk meraih prestasi serta mengabdi kepada bangsa dan negara.
Komitmen membangun manusia Papua juga ditegaskan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu saat menghadiri Temu Raya Persekutuan Anak Muda (PAM) ke-V GKI se-Tanah Papua di Kabupaten Sorong. Ia menekankan bahwa kemajuan Papua harus dimulai dari pembangunan manusianya melalui peningkatan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan karakter.
“Kita ingin Papua maju. Karena itu, prioritas utama kita adalah membangun manusianya agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” kata Elisa Kambu.
Menurutnya, pemerintah terus memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa, peningkatan layanan kesehatan, serta pengiriman putra-putri asli Papua untuk menempuh pendidikan dokter spesialis. Selain itu, generasi muda juga didorong menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kewirausahaan agar mampu mengelola potensi daerah secara mandiri.
Sinergi antara pemerintah, TNI, lembaga keagamaan, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mencetak generasi Papua yang berkualitas. Dengan dukungan pendidikan yang semakin merata dan berbagai program pengembangan sumber daya manusia, Papua diharapkan terus melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan produktif sebagai penggerak pembangunan menuju Papua yang semakin maju, aman, dan sejahtera.












Leave a Reply