Bootcamp Kepemimpinan AMANAH Cetak Generasi Muda Aceh yang Visioner

Aceh – Menjelang peluncuran ulang programnya, Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul – Hebat (Amanah) terus memperkuat ekosistem kreatif pemuda melalui penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp (FLB). Kegiatan ini diikuti oleh 26 anak muda terpilih dari berbagai daerah di Aceh dan digelar di Gedung Amanah, Kawasan Industri Aceh (KIA), Ladong, Kabupaten Aceh Besar, dengan mengusung tema “Mengenal Diri, Menentukan Arah, Mewujudkan Masa Depan.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Amanah dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan. Para peserta yang terlibat telah melalui proses seleksi ketat dari puluhan pendaftar terbaik, sehingga menghasilkan kelompok pemuda dengan potensi unggul. Antusiasme tinggi terlihat sepanjang kegiatan, mencerminkan kesiapan mereka dalam mengembangkan kapasitas diri.

Ketua Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul – Hebat (Amanah), Dr. Saifullah Muhammad menegaskan pentingnya penguatan ekosistem kreatif sebagai fondasi pembangunan pemuda.

“Menjelang peluncuran ulang Amanah, kami ingin memastikan bahwa generasi muda Aceh memiliki pola pikir kepemimpinan yang kuat, kreatif, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan nilai kebangsaan,” ujarnya,

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, FLB menghadirkan narasumber inspiratif, Akademisi Universitas Syiah Kuala Said Muniruddin, SE, M.Sc., yang memberikan materi utama terkait pengembangan pola pikir kewirausahaan. Ia menekankan bahwa daya saing global pemuda Aceh sangat ditentukan oleh kesiapan mental dan visi yang dimiliki.

“Pemuda Aceh memiliki peluang besar untuk bersaing di tingkat global, selama mereka membangun entrepreneurial mindset yang solid, tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga dari kekuatan visi dan nilai spiritual,” jelasnya.

Berbagai sesi pelatihan seperti Vision Building, Life Roadmap, dan Communication & Public Speaking dirancang untuk memperkuat keterampilan praktis peserta. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan arah yang lebih jelas dalam merancang masa depan.

“Kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyusun langkah konkret untuk pengembangan diri, termasuk meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi,” ungkapnya.

Selain itu, Akademisi Universitas Syiah Kuala, Said Muniruddin, SE, M.Sc. menegaskan pentingnya keseimbangan kemampuan agar pemuda Aceh mampu bersaing di tingkat global dengan didukung fondasi yang kuat.

“Pendekatan growth mindset menjadi kunci agar pemuda mampu menguasai soft skill dan hard skill secara seimbang sebagai bekal menghadapi tantangan global,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Amanah menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem kreatif pemuda Aceh menjelang peluncuran ulang, dengan harapan lahir generasi yang inovatif, berkarakter, dan siap membawa daerah menuju kemajuan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *